Ajal
Waktu
menyerah. Waktu t’lah tua.
Kaca
pecah berhamburan
Tulang
remuk berserakan.
Tiada
kembali, kembali jangan!
Ringkuk
badan membujur ke tanah.
Malu
ini disimpan entah dimana
Sesal
ini entah berbuah apa
Tawa
sirna! Tangis datang!
Ajalkah
telah membawamu kesana?
~Justsensei~
kembali